sains.aktuaria@itera.ac.id

Focus Group Discussion Kampus Merdeka Sains Aktuaria ITERA Bahas Pentingnya Sinergi Institusi Akdemik dengan Pemerintah maupun Industri

Published by aktuaria on

Program Studi Sains Aktuaria ITERA menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion guna membahas proses perancangan program Kampus Merdeka, Kamis (30/07/20). Undangan dalam kegiatan tersebut antara lain perwakilan dari BPJS Provinsi Lampung, perwakilan dari BI Provinsi Lampung, perwakilan dari Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI), perwakilan dari Pusat Kebijakan Sektor Keuangan Kementerian Keuangan, dan pihak akademisi dari Institut Teknologi Bandung. Namun beberepa undangan berhalangan hadir dalam acara tersebut karena satu dan lain hal.

Kegiatan yang dilaksanakan melalui sambungan Zoom dan Google Meet tersebut dibuka langsung oleh Ketua Jurusan Sains bapak Prof. Dr. L. Hari Wiryanto, M.S. yang selanjutnya diteruskan kepada masing-masing program studi di bawah Jurusan Sains. Dr. Utriweni Mukhaiyar, M.Si. selaku Koordinator Program Studi Sains Aktuaria ITERA mengatakan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi dasar maupun masukan dalam pengambilan keputusan terkait program kampus merdeka di prodi Sains Aktuaria ITERA pada khususnya dan ITERA pada umumnya.

Tuti Sariningsih Budi Utami, M.Sc. selaku perwakilan Pusat Kebijakan Sektor Keuangan Kementerian Keuangan mengatakan bahwa kurikulum yang disusun selama perkuliahan masih belum dapat mencakup kebutuhan praktik pada dunia industri maupun pemerintahan khususnya pada program studi Aktuaria pada khusunya. Oleh karena itu, perlu ditingkatkannya wawasan di bidang ilmu Aktuaria, tidak hanya pada asuransi, dana pensin ataupun konsultan, tetapi juga di pemerintahan, sebagai contoh review manfaat dan iuran dan bagaimana risiko program Sistem Jaminan Sosial Nasioal (SJSN). Selain itu, matakuliah yang terkait dengan kebijakan publik dirasa penting untuk mengetahui bagaimana proses pembuatan kebijakan keuangan.

Udjianna S. Pasaribu, Ph.D selaku akademisi dari Institut Teknologi Bandung mengatakan bahwa sains dasar adalah pengetahuan tentang dasar ilmu. Sains dasar sering dihadapkan pada permasalahan yang terkait dengan kehidupan dan kebutuhan hidup manusia, sehingga terjadi penghiliran menuju kelompok ilmu pengetahuan tertentu, misalnya kedokteran dalam bidang kesehatan, rekayasa dan teknologi industri, sosial ekonomi dan kebudayaan serta dalam permasalahan risiko seperti aktuaria. Cara melakukan hilirisasi ilmu tersebut adalah dengan cara meyakinkan industri diluar untuk bekerja sama dalam membuat suatu mekanisme ilmu pengetahuan dan hal tersebut tidak mudah dalam pelaksanaanya. Hal ini karena dalam mengajarkan sains dasar, secara tidak sadar hanya dibatasi mempelajari teori dan pengertiannya serta keterampilan yang sangat simbolik dan rumit sehingga timbul kesan tidak bisa menghilir.  Dalam bidang aktuaria, diharapkan mahasiswa dapat menerapkan teori-teori yang sudah dapat diperkuliahan di dalam prakteknya, seperti magang disuatu perusahaan. [Sains Aktuaria ITERA]

Categories: ProdiUncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *