Program Studi Sains Aktuaria ITERA didirikan pada Maret 2019 berdasarkan Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 170/KPT/I/2019 sebagai respons terhadap kebutuhan akan sumber daya manusia yang kompeten di bidang pengelolaan risiko. Program studi ini berfokus pada pengembangan lulusan sarjana aktuaria yang unggul, inovatif, dan produktif, serta mampu mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi secara adaptif untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Pulau Sumatera.

Sebagai disiplin ilmu, aktuaria mengintegrasikan matematika dan statistika dalam menganalisis serta memproyeksikan risiko pada sektor asuransi, dana pensiun, dan industri keuangan. Sejalan dengan hal tersebut, kurikulum Program Studi Sains Aktuaria dirancang secara komprehensif dan aplikatif dengan menitikberatkan pada isu-isu strategis, seperti kebencanaan dan pengembangan potensi wilayah Sumatera. Struktur kurikulum mencakup mata kuliah inti, antara lain matematika keuangan, asuransi umum dan jiwa, mikroekonomi, makroekonomi, teori risiko, mitigasi bencana, serta statistika.

Kurikulum disusun selaras dengan standar Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI), sehingga memberikan peluang bagi mahasiswa dan lulusan untuk menempuh ujian profesi aktuaria. Lebih lanjut, program studi ini berkomitmen menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki penguasaan teoritis yang kuat, tetapi juga unggul dalam kemampuan analisis dan pemodelan risiko, serta menjunjung tinggi etika profesi. Integrasi antara kompetensi global dan kearifan lokal juga menjadi landasan dalam penyusunan kurikulum, guna memastikan kesesuaian dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti). Dengan demikian, lulusan diharapkan mampu berperan sebagai problem solver dalam menjawab berbagai tantangan strategis, khususnya di bidang kebencanaan, ketenagakerjaan, dan kepariwisataan di Indonesia, terutama di Pulau Sumatera.

Sains Aktuaria ITERA – Mengukur Resiko, Membangun Kepastian
Jumlah Mahasiswa Baru Sains Aktuaria