Sains Aktuaria ITERA Mendatangkan Praktisi dalam Proses Pembelajaran

Pada Semester Genap 2020/2021, selain melaksanakan proses pembelajaran Daring, Prodi Sains Aktuaria ITERA juga mendatangkan praktisi untuk menunjang proses pembelajaran. Dua Mata Kuliah terkait dalam hal ini adalah Investasi dan Komputasi Aktuaria. Beliau adalah Bapak Ocke Kurniandi, M.Si., FSAI., AAAIJ. Deputi Direksi Bidang Aktuaria BPJS Kesehatan. Beliau merupakan salah satu aktuaris di BPJS Kesehatan yang sudah menjalin komunikasi dengan Prodi Sains Aktuaria dari tahun 2019. Pada tahun 2019, beliau menjadi narasumber dalam kegiatan Studium Generale Read more…

Dosen Sains Aktuaria ITERA Menjadi Pemenang dalam AAUI Maipark Research Grant 2020

Dosen Sains Aktuaria ITERA atas nama Amalia Listiani, S.Pd., M.Sc. menjadi pemenang dalam AAUI Maipark Research Grant 2020. Dari total kurang lebih 90 proposal dari 35 Perguruan Tinggi serta 6 Lembaga yang berkompetisi, topik dengan judul Prediksi Tinggi Gelombang Tsunami di Pesisir Lampung menggunakan Neural Network yang diusulkan berhasil terpilih dalam Kategori Magister. Menurut dosen yang akrab disapa dengan Ibu Amel, salah satu tips dalam mengembangkan serta mengusulkan topik riset adalah berawal dari keadaan maupun Read more…

Sains Aktuaria Bahas Tuntas Kajian Risiko Kebencanaan di Indonesia

  Program Studi Sains Aktuaria menyelenggarakan Seminar Online yang kedua di bulan Oktober, Selasa (20/10/20) dengan tema “Kajian Risiko Kebencanaan”. Seminar Online kali ini mengundang dari kalangan praktisi dan akdemisi yaitu Bapak Andriansyah selaku Group Head Risk Management and Analytics PT  Reasuransi MAIPARK Indonesia dan Ibu Dra. Dumaria R Tampubolon, M.Sc., Ph.D selaku Dosen Matematika/Aktuaria Institut Teknologi Bandung guna memberi gambaran dua sudut pandang dalam kajian risiko kebencanaan. Kegiatan yang dilaksanakan melalui Zoom dan disiarkan Read more…

Sains Aktuaria ITERA Memberikan Pelatihan dalam Memaksimalkan Google Classroom dan Google Meet Saat Pembelajaran di Masa Pandemi

  Dalam masa pandemi seperti ini, sistem pembelajaran di lingkungan kampus dan lingkungan sekolah berubah sangat signifikan. Dari yang awalnya pembelajaran dilakukan secara tatap muka di dalam kelas (luring), sekarang pembelajaran hanya dapat dilakukan dengan tatap muka secara online (daring). Meskipun ada juga beberapa sekolah yang menerapkan pembelajaran secara kombinasi antara daring dan luring seperti yang dilakukan di SMP Negeri 1 Jati Agung. Penerapan pembelajaran secara daring menimbulkan masalah baru bagi para guru dikarenakan keterbatasan Read more…